Minggu, 19/08/2012 01:16 WIB
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook
Salah satu pemudik yang terjebak macet di daerah Subang, Jawa Barat, adalah Szasza Hervanovriza (23). Szasza hendak pulang ke kampung halamannya di Solo. Namun perjalanannya terhambat oleh macetnya jalanan. Dia bersama 4 orang anggota keluarganya yang mengendarai mobil pribadi, terjebak macet selama berjam-jam di daerah Subang, Jawa Barat.
"Dari jam setengah 6 sampai 11 an masih terjebak di daerah Subang. Terus merayap lagi. Nggak ada polisi yang mengatur," kata Szasza saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (18/8/2012) malam.
Saat itu, cerita Szasza, mobil yang dikendarainya hampir kehabisan bensin. Lalu ada pedagang eceran yang menawarka bensin dalam kemasan botol air mineral. Namun saat hendak membeli dan menanyakan harga, Szasza terkejut. Sebab, harga yang ditawarkan tak tanggung-tanggung, yaitu Rp25.000/liter.
"Karena stok bensin di SPBU sepanjang Pantura kosong semua, jadi mau nggak mau deh beli gituan," ujarnya.
Kemacetan di daerah itu terhitung parah. Kendaraan tak bergerak selama berjam-jam. Bahkan untuk membunuh rasa bosan, Szasza sempat keluar dari mobil dan mengobrol dengan pemudik lainnya yang juga keluar dari kendaraannya.
Szasza bersama keluarganya berangkat dari Jakarta pada Jumat (17/8) sekitar pukul 13.00 WIB. Terjebak selama 31 jam dalam kemacetan, Szasza baru bisa merasakan lancarnya jalanan selepas Tegal, Jawa Tengah.
(trq/trq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
